Di tepi sungai Walanae, di kampung Walimpong. Seribuan orang terburu-buru menuju rae-rae (rakit)
yang sudah mereka persiapkan. Wajah mereka diliputi kekhawatiran dan
rasa takut yang mencekam. Anak-anak dituntun setengah berlari oleh ibu,
bapak, atau kakak-kakak mereka.
Sementara itu, pasukan Gurilla bersiap
siaga. Ada berita Tentara RI sedang menuju kemari dalam jumlah besar.
Biasanya, kedatangan tentara ke wanua Barae berarti pembakaran rumah
penduduk berikut seluruh sarana fisik kampung. Jadi, himbauan untuk
mengungsi adalah pilihan paling mungkin dilakukan.
Peristiwa tahun 1963 itu menandai puncak